Fiqh Learning Implementation Fosters Student Prayer Discipline in Modern Islamic Schools

Implementasi Pembelajaran Fikih Menumbuhkan Kedisiplinan Shalat Siswa di Sekolah Islam Modern

Authors

  • Najwa Ammara Jauza Universitas islam negeri sumatera utara
  • Sokon Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.21070/pedagogia.v15i2.2302

Keywords:

Religious Instruction, Congregational Worship, Spiritual Character, Teacher Modeling, Worship Habituation

Abstract

General Background Educational systems face critical challenges in balancing cognitive knowledge acquisition with spiritual character formation among adolescents. Specific Background Within religious institutions, declining moral values necessitate comprehensive jurisprudence instruction to establish fundamental worship practices, particularly regarding obligatory congregational routines. Knowledge Gap While previous literature heavily emphasizes theoretical instruction, limited research explores the holistic integration of direct practice, continuous teacher modeling, and structural habituation within boarding ecosystems. Aims This qualitative case study describes the pedagogical strategies used to build the quality of adolescent worship performance at MTs Ta’dib Al-Mu’allimin Al-Islamiy. Results Observations and interviews reveal that combining systematic material delivery, direct movement demonstrations, and educator role-modeling successfully cultivates worship consistency and movement accuracy. Furthermore, structured reward and punishment systems, alongside parental supervision, positively shape daily religious routines, although limited ablution infrastructure and fluctuating learner motivation present significant barriers. Novelty This research conceptualizes religious education not merely as theoretical knowledge transfer but as an integrated ecosystem requiring both structural regulations and continuous practical modeling. Implications Educational institutions must upgrade infrastructure, such as constructing circular ablution fountains to save time, and adopt digital tracking applications to support holistic spiritual development.

Highlights

  • Direct movement demonstrations and continuous educator role-modeling cultivate worship consistency and accuracy.

  • Structured reward frameworks and parental involvement positively shape daily religious routines.

  • Infrastructure limitations regarding ablution facilities create significant barriers to congregational worship efficiency.

Keywords

Religious Instruction; Congregational Worship; Spiritual Character; Teacher Modeling; Worship Habituation

References

Ammar, Abu. Jama'ah, Imamah, dan Bai'ah. Solo: Pustaka Arafah, 2010.

Ahmad Fauzi. 2023. Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Fikih terhadap Praktik Shalat Siswa. Jurnal Tarbiyah dan Pembelajaran Fikih, Vol. 10, No. 1, hlm. 45–58.

Azzam, Abdul Aziz Muhammad, dan Abdul Wahhab Sayyed Hawwas. Fiqh Ibadah: Thaharah, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji. Diterjemahkan oleh Kamran As'at Irsyady, Ahsan Taqwin, dan Al-Hakam Faishol. Jakarta: Amzah, 2022

Ali, Muhammad. 2017. Kebijakan Pendidikan Menengah. Malang: UB Press.

Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad. 2005. Ihya’ ‘Ulum al-Din. Juz 1–4. Beirut: Dar al-Fikr.

Amiruddin, Zen. 2016. Ushul Fiqih. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Andi, Wiyani Novan. 2010. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ardi Novan, Wiyani. 2013. Manajemen Kelas: Teori dan Aplikasi untuk Menciptakan Kelas yang Kondusif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, Zainal. 2010. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bahri, Syaiful Djamarah. 2002. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Jakarta: Rineka Cipta.

Bahri, Syaiful Djamarah. 2002. Rahasia Sukses Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Basyir, Hikmat, dkk. (2011). Tafsir Al-Muyassar (Jilid 1). Solo: An-Naba’.

Clark Moustakas. 1994. Phenomenological Research Methods. California: Sage Publications

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Darmadi. 2012. Pengembangan Model. Bandung: Pustaka Setia.

Darmadi. 2017. Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran dalam Dinamika Belajar Siswa. Yogyakarta: Deepublish.

Departemen Agama RI. 2007. Al-Qur’an dan Tafsirnya. Jakarta: Departemen Agama RI.

Depdikbud. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Djamarah, Syaiful Bahri, dan Aswan Zain. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2014. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

D. Jean Clandinin. & Connelly, F. M. 2000. Narrative Inquiry: Experience and Story in Qualitative Research. San Francisco: Jossey-Bass.

Edi Bachtiar. 2016. Hikmah Shalat dalam Kehidupan. Jakarta: Amzah.

Emda, Amna. 2017. “Kedudukan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran.” Lantanida Journal, Vol. 5, No. 2, hlm. 172–182.

Elis, Ratnawulan, dan Rusdiana. 2014. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Pustaka Setia.

Hikma, Nur. 2015. “Metode Nasihat dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3, No. 1, hlm. 45–60

Fanani, Ahwan. 2014. “Mengurai Kerancuan Istilah Strategi dan Metode Pembelajaran.” Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, ISSN 1979-1739.

Firdianti, Arinda. 2018. Manajemen Berbasis Sekolah. Yogyakarta: CV Gre Publishing. Furqon, M. Hidayatullah. 2010. Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban Bangsa. Surakarta: Yuma Pressindo.

Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Indrawati. 2011. Perencanaan Pembelajaran Fisika: Model-Model Pembelajaran dan Implementasinya dalam Pembelajaran Fisika. Modul FKIP Universitas Jember. Junaidi. 2011. Desain Pengembangan Mutu Madrasah. Yogyakarta: Teras.

James P. Spradley. 1980. Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

John W. Creswell. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: Sage Publications.

Lampiran Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 165 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah.

Lexy J. Moleong. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ma’mur, Jamal Asmani. 2010. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif, Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.

Matthew B. Miles., Huberman, A. M., & Saldaña, J. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.

Mulyasa, E. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mustofa, A. (2019). “Metode Keteladanan Perspektif Pendidikan Islam.” Jurnal Studi Keislaman, Vol. 5, No. 1, hlm. 41–52.

Nur Aini. 2022. Pengaruh Pembiasaan Ibadah dan Keteladanan Guru terhadap Kedisiplinan Shalat Peserta Didik di Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 8, No. 2, hlm. 115–126.

Rifa'i, Moh. Fiqih Islam Lengkap. Semarang: PT Karya Toha Putra, 2013.

Nur Hikma. (2020). ”Strategi Pembelajaran Guru Fikih DalamMemotivasi Shalat Berjamaah Pada Peserta Didik Di Man Palopo“ Tesis, IAIN Palopo.

Puspitasari, Hesti. 2015. “Pengaruh Pemberian Reward terhadap Motivasi Belajar Siswa.” Jurnal Pendidikan, Vol. 4, No. 2, hlm. 89–98.

Pannen, Paulina. 2001. Penulisan Bahan Ajar. Jakarta: Pusat Antar Universitas untuk Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (PAU-PPAI), Universitas Terbuka.

Purwanto, Ngalim. (1982). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosada karya.

Rahman, Abdul. 2017. Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter. Jakarta: Rajawali Pers.

Rifa’i. 2015. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. Semarang: PT Karya Toha.

Robert K. Yin. 2018. Case Study Research and Applications: Design and Methods. California: Sage Publications.

Salim, Bahris, dan Abdul Haris. 2011. Modul Strategi dan Model-model PAIKEM. Direktorat Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sabiq, Sayyid. (2010). Fiqih Sunnah (Jilid 1). Jakarta: Al-I’tishom.

Samsul, Munir Amin. 2007. Menyiapkan Masa Depan Anak Secara Islami. Jakarta: Amzah

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

(Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 Ayat 1, h. 2).

Wardhani, Mahasti Windha. 2018. “Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Kedisiplinan Siswa SDN Kepek Pengasih Kulon Progo Yogyakarta.” Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Warif, Muhammad. 2014. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemalasan Belajar Siswa.” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 2, No. 2, hlm. 120–135.

Wibowo. 2006. Manajemen Perubahan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wibowo, Agus. 2012. Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widianto, Eko & Loeis, Iman. 2015. “Pengaruh Lingkungan terhadap Perilaku Siswa.” Jurnal Psikologi Pendidikan, Vol. 10, No. 1, hlm. 77–90.

Zainuddin, dkk., Seluk Beluk Pendidikan Al-Ghazali, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991) hal, 86

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Jauza, N. A., & Saragih, S. (2026). Fiqh Learning Implementation Fosters Student Prayer Discipline in Modern Islamic Schools: Implementasi Pembelajaran Fikih Menumbuhkan Kedisiplinan Shalat Siswa di Sekolah Islam Modern. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 15(2), 245–255. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v15i2.2302

Issue

Section

Religion Education

Categories